fbpx

Apa itu LiteSpeed?

LiteSpeed merupakan server web yang mempunyai kinerja tinggi yang di kelola oleh teknologi litespeed. Teknologi ini dapat menggantikan Apache Web Server tanpa harus mengubah konfigurasi, program atau detail sistem operasi yang sudah ada, bahkan tanpa harus merusak apapun.. saat ini LiteSpeed menjadi webserver yang cukup dipertimbangkan menjadi komponen untuk membangun sebuah situs web. Dengan memiliki fitur-fitur yang sangat kompleks serta handal tentu litespeed mampu bersaing dengan Apache yang sudah tidak asing didengar dan menjadi web server paling populer. Ada beberapa macam web server yang dapat gunakan untuk keperluan shared hosting. 

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas fitur apa saja yang terapat pada litespeed serta keunggulan apa saja yang dimiliki oleh web sever litespeed ini. Kita juga akan membandingkan dua web server pada artikel ini yaitu LiteSpeed & Apache. Simak penjelasannya berikut ini!!!

# Fitur-fitur LiteSpeed

LiteSpeed Web Server sangat ideal digunakan untuk beberapa CMS seperti WordPress, Joomla, Drupal dan sebagainya, Berikut adalah beberapa fiturnya..

Server APIs

LiteSpeed Web Server mendukung beberpa API Server untuk melakukan komunikasi antara web sever dengan aplikasi eksternal yang digunakan. Performa yang efisien dapat digunakan untuk aplikasi eksternal seperti PHP, Ruby, dan Python.

LiteSpeed Caching (LSCache) dengan ESI

Selain dukungan modul caching khusus yaitu LSCache untuk konten statis seperti gambar/css/javascript, Litespeed juga mendukung Edge Side Include (ESI) yang memungkinkannya untuk melakukan caching pada konten yang bersifat dinamis, keduanya akan membantu meningkatkankinerja web anda dengan signifikan, Berita baiknya, ESI ini sudah termasuk dalam modul plugin LSCache yang siap digunakan padaCMS populer seperti WordPress, Joomla, OpenCart, PrestaShop dan Drupal.

Redis Database Caching

Redis merupakan teknologi open source yang diadaptasi oleh litespeed untuk melakukan caching query database yang sangat sering dilakukan ataupun object-cache pada CMS populer seperti WordPress. Teknologi ini melakukan caching pada memori server sehingga request query databse anda dapat langsung muncul jauh lebih cepat tanpa melakukan query manual dahulu pada disk server yang memilki response time jauh lebih lambat dibandingkan memori  server.

Control Panels

LiteSpeed Web Server bekerja baik dengan semua panel kontrol yang digunakan Apache. Dengan menggunakan plugin yang untuk Cpanel, Plesk, dan DirectAdmin. Plugin ini memungkinkan anda untuk mengontrol fungsi web server yang saat ini sudah ada dari panel.

GZIP Compression

Fitur gzip compression pada LiteSpeed Web Server memungkinkan anda untuk menghemat bandwith dengan mengecilkan ukuran file yang dikirimkan kepada client

Anti DDOS dan Proteksi BruteForce

LiteSpeed sudah di lengkapi dengan proteksi anti DDOS layer 7 dan juga Proteksi BruteForce (serangan berulang-ulang) pada akses login website anda, terutama pada wordpress (wp-login, php dan xmlrpc.php) yang sangat umum dijadikan target BruteForce

# Keunggulan LiteSpeed

Setelah mengulas mengenai fitur-fitur yang terdapat pada LiteSpeed, tentu tidak lengkap jika belum membahas mengenai keunggulan apa saja yang terdapat pada LiteSpeed, Dibawah ini adalah pembahasannya!!

● Apache Compatibility

LiteSpeed Web server sepenuhnya kompatibel dengan apache web server dan dapat digunakan langsung sebagai penggantinya serta tidak diperlukan adanya penyesuaian lanjutan, juga sudah mendukung file.htaccess dan mod_rewrite seperti halnya apache.

● Akselerasi CMS

LiteSpeed mendukung model akselerasi LSCache pada cms populer yang saat ini digunakan seperti wordpress, joomla, Opencart, Drupal dan Mediawiki, Modul ini digunakan untuk meningkatkan akselerasi pada konten statis CMS web anda seperti gambar/css/javascrit agar dapat diload dengan super cepat

Security

LiteSpeed Web Server kompatibel dengan fitur apache mod_security dan kemampuan anti DDOS. Fitur lain yang kompatibel dengan litespeed seperti koneksi per-IP, Permintaan (request), dan bandwith throttling (perlambatan bandwith). pada litespeed, IP menggunakan terlalu banyak koneksi dan permitaan atau meminta terlalu banyak bandwith diblokir,menghentikan penyerang sebelum masuk ke dalam server.

# LiteSpeed vs Apache

Kelebihan LiteSpeed adalah kemampuannya untuk menangani trafik yang sangat tinggi dibandingkan dengan apache. Selain itu LiteSpeed didesain untuk menangani DDOS seperti yang sudah dibahsa dibagian atas. Pada kasus tertentu, Apache dapat berfungsi hampir sama dengan LIteSPeed di dalam menghadapi ancaman di dalah satu sisi, namun disisi lain apache mengalami crash sedangkan LiteSpeed dapat berjalan dengan baik untuk menghadapi ancaman.

Keunggulan LiteSpeed yang harus kamu ketahui :

  • LiteSpeed dapt berjalan 6 kali lebih cepat dibandingkan dengan apache dan 3 kali lebih cepat dari apache pada bagian SSL
  • Menggunakan LiteMage Cache, LiteSpeed dapat membuat halaman Magneto dapat berjalan sampai 75x lebih cepat.
  • LiteSpeed dapat meningkatkan performa PHP sebesar50%

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *